Mengenal Alat Musik Talempong, Instrumen Musik Minang Yang Terkenal

· 3 min read
Alat Musik Talempong

Alat Musik Talempong – Jika sebelumnya kita sudah membahas soal Saluang, sekarang kita berangkat ke Alat Musik Tradisional Sumatera Barat lainnya yakni Talempong, sejenis alat musik pukul yang sangat fenomenal dan terkenal di Minangkabau, hingga penjuru Indonesia.

Musik Tradisional Talempong berasal dari daerah mana? Bagaimana cara membuatnya, bagaimana aturan mainnya dan apa fungsinya? Semuanya telah kami rangkum di artikel ini. Silakan simak sampai selesai dan semoga bisa bermanfaat serta menjawab rasa penasaran kamu.

Sejarah Talempong

Sejarah alat musik Talempong
Kompas.id

Asal-usul Alat Musik Talempong ini sebenarnya jika kita searching melalui internet, tidak ada informasi yang valid mengenai bagaimana ia tercipta dan ada di Sumbar. Hanya saja, banyak yang berpendapat bahwa Talempong sudah ada sejak awal masuknya Islam ke Ranah Minang, yakni sekitar abad ke-13.

Bersumber dari cerita yang ada di dalam Tambo, Sejarah Talempong berasal dari Pariangan, yakni daerah di mana nenek moyang orang Minang berasal. Sedangkan pendapat dari versi lain, Talempong merupakan instrumen musik yang berasal dari India, dan dibawa oleh keturunan Sultan Iskandar Zulkarnain ke ranah Minang.

Namun ada pula yang mengemukakan pendapat bahwa, Alat Musik Talempong sudah ada sejak jauh sebelum itu, yakni dibawa oleh para perajin perunggu dari Tonkin, di utara Vietnam, yang datang ke Minangkabau pada Zaman Perunggu, beberapa abad sebelum Masehi.

Di masa kekuasaan raja Adhityawarman (1347), alat musik seperti Gong dan Talempong dijadikan simbol, prestise dan kebesaran sang raja. Kemudian di pertengahan abad ke-15, ada sebuah alat musik dari perunggu yang menggunakan kettle drums, yakni idiofon terbuat dari metal, sebagai alat musik kerajaan Minang, yang diyakini adalah Talempong.

Jenis Alat Musik Talempong

Jenis jenis Talempong minang
Kompas.id

Secara mendasar, Talempong berbentuk lingkaran berdiameter antara 15-17.5 cm, mirip dengan mangkok di mana bagian bawahnya bolong secara keseluruhan. Di bagian tengah-tengah atas, terdapat bundaran / benjolan kecil sebesar separoh bola pingpong, sebagai media tempat dipukul.

Alat pemukul Talempong umumnya terbuat dari kayu, dengan panjang bervariasi antara 25-35 cm, yang dipukulkan secara pelan ke benjolan bagian atas tadi. Uniknya, meski bentuk dan motifnya sama semua, namun nada atau suara yang dihasilkan berbeda-beda loh.

Jenis Alat Musik Talempong terbagi menjadi dua macam, yakni Talempong Melodis (Duduak / duduk) dan Pacik (pegang, biasanya sambil berdiri dan berjalan).

Talempong Melodis

Pagi pemain jenis Melodis, beberapa buah Talempong dari berbagai varian nada, diletakkan secara berbaris memanjang di atas 2 bentangan tali / rel / rancakan, sehingga ketika di pukul dia akan sedikit melambung ke atas. Orang yang memainkannya akan duduk sambil memegang pemukul di tangan kiri dan kanannya.

Talempong Pacik

Untuk jenis Alat Musik Tradisional Talempong Pacik, akan menggunakan teknik interlocking, yakni teknik memainkan nada/ritme bersaut-sautan antara dua instrumen atau lebih. Talempong pacik memiliki nada dasar sebanyak 5 buah, yang dimainkan oleh tiga orang pemain.

Jenis ini akan dimainkan secara berdiri, biasanya sambil berjalan atau bergoyang. Satu orang bisa memegang satu ataupun dua Talempong secara sekaligus di tangan kirinya. Posisi Talempong dengan nada yang rendah diletakkan di atas, sedangkan nada tinggi berada di bawah.

Talempong pacik memiliki 5 nada dasar dan dimainkan oleh 3 orang, orang pertama akan memainkan nada dasar “sol” dengan unit bernama “talempong jantan”. Yang kedua memainkan nada dasar “do” dan “mi” dengan unit “talempong pangawinan”. Sedangkan Orang ketiga memainkan nada dasar “re” dan “fa” dengan unit “talempong batino”.

Baca Juga : Alat Musik Pupuik Tanduak

Cara Memainkan Talempong

Cara memainkan alat musik Talempong

Talempong merupakan alat musik daerah di Minangkabau, bentuknya mirip dengan Bonang yang ada di instrumen perangkat gamelan Jawa. Perbedaannya terletak pada bunyi atau suara yang dihasilkan Talempong, sangat khas menggambarkan tentang Minangkabau.

Talempong merupakan jenis alat musik Idiophone, karena suara yang dihasilkan bersumber dari badan alat musik itu sendiri. Dan juga, masuk dalam kelompok musik perkusi karena dimainkan secara dipukul. Lalu, bagaimana Cara memainkan Alat Musik Talempong ? Berikut sedikit ulasannya.

Cara memainkannya sangatlah gampang, karena biasanya yang susah itu adalah instrumen musik ketik atau gesek, sedangkan Talempong hanya perlu memukul dengan stik yang telah disediakan. Untuk yang memakai Talempong jenis Pacik, masing-masing pemain memegang 1-2 Talempong.

Diletakkan secara vertikal, yakni atas dan bawah. Bagian atas dijepit oleh ibu jari dan telunjuk, sedangkan yang bagian bawah akan digantungkan pada jari tengah, manis dan jari kelingking. Nah, sedangkan jari telunjuk berfungsi sebagai pemisah, agar tidak menempel dan bisa menghasilkan suara yang nyaring dan jelas.

Sedangkan jenis Alat Musik Talempong yang Melodis, menggunakan teknik modern, yakni diletakkan di media yang sudah disediakan secara horizontal, baik di atas 2 bentangan tali yang melintang, rel khusus hingga rancakan. Teknik ini dilakukan dengan cara duduk bersila dan dimainkan oleh beberapa orang juga.

Untuk pemakaian teknik modern ini, kita memerlukan proses penghapalan nada, tentunya butuh belajar terlebih dahulu, karena memainkan beberapa Talempong yang berbeda hasil nada, agar bisa menciptakan rangkaian melodi atau irama musik yang indah dan sesuai.

Baca Juga : Alat Musik Bansi

Fungsi Alat Musik Talempong

Fungsi alat Musik Talempong di Minangkabau
Talempong & Tari Piring | Youtube.com

Talempong Khas Minang ini terbuat dari berbagai campuran bahan, diantaranya tembaga, timah putih hingga besi putih. Bagian atas dari Talempong memiliki ukuran yang sedikit lebih besar dibandingkan bawahnya. Berikut, beberapa Fungsi Talempong di kehidupan sehari-hari :

Upacara Pengangkatan Penghulu

Disebut juga dengan Batagak Panghulu, merupakan salah satu upacara adat yang terkenal di Minangkabau. Acara ini biasanya dilakukan di Rumah Gadang, yakni rumah adat Sumatera Barat. Dalam pergelarannya, Talempong menjadi media penghibur yang bersifat tetap dan pasti selalu ada.

Upacara Pesta Perkawinan

Di banyak daerah di Minangkabau, adat perkawinan sejak zaman nenek moyang masih berlaku, salah satunya adalah pertunjukan permainan alat Musik Talempong ini, terkadang diiringi juga dengan pencak silat, tari Tradisional, nyanyian dan lainnya.

Musik Pengiring Tari

Sumatera Barat memiliki banyak sekali Tari Tradisional yang hingga kini masih selalu dilestarikan. Tarian daerah di sana sangat erat kaitannya dengan Talempong, selaku alat musik pengiring, sebut saja seperti tari Piring, Tari Indang, Tari Pasambahan dan lain sebagainya.

Selain tiga poin di atas, beberapa fungsi Alat Musik Talempong yang lainnya diantaranya adalah sebagai berikut :

  • Perarakan Penghulu Baru
  • Menaiki rumah baru
  • Pesta panen raya
  • Acara pertunjukan Randai
  • Acara gotong royong
  • Upacara Sunat Rasul
  • Acara Sabik-Iriak
  • Penyambutan Tamu Nagari
  • Acara Tujuh Belasan
  • Dll

Baca Juga : Alat Musik Saluang


Sebagai generasi penerus yang saat ini hidup ditengah-tengah dunia digitalisasi dan internet super cepat, jangan sampai membuat kita lalai dan acuh terhadap segala bentuk hal yang berbau Tradisional, mustinya kita selalu menjaga, merawat dan melestarikan agar tidak hilang ditelan zaman.

Demikianlah, ulasan singkat kali ini mengenai Sejarah Alat Musik Talempong beserta cara memainkannya, jenis-jenisnya hingga fungsinya di kehidupan sehari-hari. Semoga artikel di atas bisa bermanfaat dan menjadi referensi utama. Terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *