Langka, Inilah 6 Senjata Tradisional Sumatera Barat Yang Melegenda

· 3 min read
Senjata Tradisional Sumatera Barat

Senjata Tradisional Sumatera Barat – Setiap daerah / provinsi di Indonesia, pasti memiliki senjata khasnya masing-masing, yang bahkan ada beberapa diantaranya tidak dimiliki daerah lain, sehingga dijadikan ciri khas yang menciptakan daya tarik.

Begitu pula halnya dengan Senjata Tradisional Sumatera Barat yang jumlahnya ada beberapa buah. Umumnya, alat / senjata ini akan sering digunakan dalam melakukan atau membantu aktifitas keseharian mereka, baik ketika bekerja ataupun kegiatan lainnya.

Salah satu Fungsi Senjata Tradisional Minang ini akan sering kita jumpai pada acara-acara tertentu, seperti saat melangsungkan pernikahan, pengantin pria biasanya menggunakan Karih yang diselipkan di celananya. Baiklah, pertama, pahami dulu pengertiannya di bawah ini.

Pengertian Senjata Tradisional

Secara umum terdiri dari 2 suku kata. Senjata adalah alat atau media yang digunakan untuk melindungi diri dari musuh,berburu, menghancurkan dan memusnahkan sesuatu. Sedangkan Tradisional adalah kebiasaan / tradisi turun-temurun dari nenek moyang terdahulu.

Jadi, Definisi Senjata Tradisional adalah alat yang identik dengan tradisi, Budaya maupun legenda dari suatu daerah, yang telah ada dan terus digunakan hingga kini, baik sebagai pelengkap dalam perayaan adat, hingga untuk membantu menyelesaikan kegiatan sehari-hari.

Beberapa Senjata Tradisional Sumatera Barat

Di Provinsi ini, setidaknya ada beberapa senjata tradisional yang hingga kini masih bisa kita temukan, diantaranya Karih, Kerambik, Kalewang, Ruduih dan lainnya. Langsung saja simak info seputar Senjata Tradisional Sumatera Barat dan gambar serta penjelasannya di bawah ini :

Karih

Nama Senjata Tradisional Sumatera Barat
Anakaseliindonesia.wordpress.com

Karih atau dalam budaya Jawa dikenal dengan nama Keris merupakan Senjata Tradisional Sumatera Barat yang paling terkenal. Perbedaannya adalah, Karih milik Sumbar ini lurus hingga ke ujung, sedangkan Keris berliku-liku. Namun semakin ke ujung sama-sama mengecil seperti keris.

Motif sarung Karih kadang lurus, kadang juga berliku. Begitu pula gagangnya yang menyempit dan memiliki variasi motif, ada yang menyerupai kepala hewan seperti ular, harimau, atau lainnya. Karih ini tidak difungsikan sebagai alat untuk membantu rutinitas, hanya dijadikan hiasan.

Fungsi Karih ini lebih dimanfaatkan sebagai hiasan di berbagai acara, salah satunya adalah pada acara pernikahan. Mempelai pria akan menyelipkan Karih beserta sarungnya di pinggang bagian depan. Atau juga dipakai oleh pemuka-pemuka adat maupun suku ketika melangsungkan acara adat.

Sejarah Karih ini sendiri dahulunya di pakai oleh laki-laki Minang untuk melindungi diri dari musuh, atau dari binatang buas ketika mereka sedang berburu maupun bekerja. Namun seiring berjalannya waktu, dan kehadiran beberapa senjata tajam yang lebih praktis dan efektif, Karih pun mengalami pengalihan fungsi.

Kerambit

Nama Senjata Tradisional Sumatera Barat
Artisanalbistro.com

Senjata Tradisional Sumatera Barat selanjutnya bernama Kerambik, atau bahasa Minangnya disebut “Karambiak”. Jika kamu pernah menonton film “Merantau” yang diperankan Iko Uwais, kamu akan melihat senjata ini dipakai ketika bertarung. Ukurannya memang kecil, tapi dikenal sangat berbahaya.

Karena pasalnya, benda ini bisa melukai seseorang secara tidak terdeteksi. Ukurannya hanya sepanjang kepalan tangan, dari pangkal ke ujung membengkok berbentuk bulan sabit. Soal eksistensi, jangan diragukan lagi, sudah dikenal luas seantero Nusantara ini.

Bahkan, di Amerika Serikat sudah diproduksi secara massal, fungsi utamanya memang cocok sebagai perlindungan diri, karena efektif digunakan dan mudah di bawa kemana-mana. Untuk gagangnya sendiri bermotif dari kayu, besi hingga logam. Bahan sarungnya dari kayu atau tanduk.

Dalam klasifikasinya sebagai jenis senjata rahasia atau senjata tajam, Kerambit berada di posisi ke-2 setelah pistol, dalam kategori alat pelindung diri. Bahkan dalam kepercayaan budaya Minangkabau, Kerambit ini bisa melumpuhkan seseorang yang bahkan memiliki ilmu kebal. Wow.

Kelewang

Senjata khas suku minang
Calonbos.com

Klewang adalah Nama Senjata Tradisional Sumatera Barat yang berikutnya. Bentuknya hampir mirip dengan parang pada umumnya, namun gagangnya memiliki motif unik dan beragam, sama halnya seperti Karih. Pisaunya semakin ke ujung semakin melebar, serta melengkung ke atas dari bagian pisau yang tajam.

Klewang sejatinya ada yang bermata lurus, ada pula yang melengkung. Senjata Khas Minangkabau ini memiliki sejarah yang panjang, dan punya peran besar dalam peristiwa Perang Padri. Pasalnya, para prajurit menggunakan Kelewang sebagai alat perlawanan menghadapi penjajah.

Gagang dan sarungnya terbuat dari kayu. Hingga kini, di beberapa daerah masih memakai Kelewang sebagai alat utama maupun alternatif dalam membantu menyelesaikan berbagai pekerjaan, hingga berburu. Kamu juga bisa membelinya secara bebas di pasaran, baik di dalam maupun di luar Sumbar.

Ruduih

Senjata khas suku minang
Romadecade.org

Senjata Tradisional Sumatera Barat selanjutnya bernama Ruduih, bentuknya sangat mirip dengan golok dan panjangnya sepanjang pedang. Ruduih juga sudah ada sejak zaman dahulu, sangat membantu masyarakat Minang dalam berburu, bertani dan melakukan berbagai rutinitas di rumah maupun kegiatan sosial.

Sebagai benda bersejarah, kamu bisa melihat langsung senjata ini yang tersimpan di Museum Perjuangan Tridaya Eka Dharma, Bukittinggi, dan tercatat sebagai salah satu senjata paling penting pada peristiwa peperangan Manggopoh pada saat tahun 1908 silam.

Baca Juga : Lagu Daerah Sumatera Barat

Sumpitan

Senjata daerah dari sumbar
Pingpoint.co.id

Sumpitan Senjata Tradisional Sumatera Barat yang juga tak kalah populer. Jika di atas semuanya adalah benda tajam, beda halnya dengan Sumpitan ini. Sumpitan merupakan alat berbentuk tabung, memiliki panjang 50-150 cm yang terbuat dari bambu atau bahan cetakan, dan menggunakan anak panah sebagai pelurunya.

Meski terlihat sepele, namun tembakan dari salah satu Senjata Khas Suku Minang ini mampu melesat hingga sejauh 200 meter, sehingga sangat cocok digunakan untuk berburu. Dahulunya, juga begitu diperlukan untuk melawan musuh, dan bisa melumpuhkannya dengan sekali bidikan yang tepat sasaran.

Meskipun kita tidak lagi begitu digunakan untuk berburu, namun benda bersejarah ini selalu dilestarikan keberadaannya, agar tidak hilang di malam waktu. Bahkan di desa saya, anak-anak masih banyak yang memainkan alat ini, namun menggunakan peluru dari buah jambu, kopi dan sejenisnya untuk bermain.

Piarik

Senjata daerah dari sumbar
Taldebrooklyn.com

Senjata Tradisional Sumatera Barat berikutnya bernama Piarik, sebuah alat berbentuk tombak, dengan tiga mata pisau runcing nan tajam di bagian ujungnya. Piarik ini dulunya sangat dimanfaatkan untuk berburu di hutan, terutama pada buruan yang berukuran besar, misalnya rusa.

Gagang atau tangkainya terbuat dari kayu, hal ini disengaja juga agar ingat ketika dilemparkan menuju sasaran. Sedangkan penutup mata pisaunya juga terbuat dari kayu yang dicetak dan disesuaikan ukurannya. Teknik pelemparannya juga tidak sembarangan, harus bisa sekuat mungkin agar tombak bisa memancap dan langsung melumpuhkan buruan.


Senjata Adat asal Sumbar ini memang sudah terkenal bahkan mendunia. Sebut saja seperti Kerambit yang bahkan telah diproduksi secara massal di Amerika Serikat, dan beberapa negara lainnya. Ini bukti bahwa eksistensinya memang telah mendunia.

Baca Juga : Tari Tradisional Sumatera Barat

Demikianlah, ulasan kali ini mengenai nama Senjata Tradisional Sumatera Barat beserta penjelasan dan gambar. Semoga bisa memberi manfaat, menambah wawasan dan menjadi referensi utama buat kita semua. Baca juga artikel lainnya di Minangku.com.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *